PERILAKU KONTROL DIRI PENULARAN HIV PADA KOMUNITAS LSL (LELAKI SEKS LELAKI) DI KABUPATEN MADIUN

SARASHY, NOLA BINTANG HARIS (2024) PERILAKU KONTROL DIRI PENULARAN HIV PADA KOMUNITAS LSL (LELAKI SEKS LELAKI) DI KABUPATEN MADIUN. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of COVER-ABSTRAK-202003003_NOLA_BINTANG_H.S_SKRIPSI.pdf]
Preview
Text
COVER-ABSTRAK-202003003_NOLA_BINTANG_H.S_SKRIPSI.pdf

Download (415kB) | Preview

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem kekebalan pada manusia yang dapat mempengaruhi kinerja pada tubuh. Kelompok yang rentan tinggi terkena HIV adalah kelompok Lelaki Seks Lelaki. LSL lebih rentan terpapar HIV karena melakukan hubungan melalui anal dan melakukan hubungan seks tanpa menggunakan pengaman. Di Indonesia terdapat jumlah ODHA pada kelompok homoseksual dengan presentase sebanyak (27,2%) dan (26,3%) diantarnya merupakan kelompok populasi LSL. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku berisiko penularan HIV pada komunitas LSL (Lelaki Seks Lelaki) di Kabupaten Madiun.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bertujuan mengetahui perilaku beresiko penularan HIV pada LSL di Kabupaten Madiun. Informan pada penelitian ini sebanyak 9 orang yang terinfeksi HIV teruama pada kelompok LSL. Melakukan validitas dan reabilitas dengan triangulasi sumber dan teknik. . Data hasil wawancara akan dikodekan, ditelaah, dan dijelaskan dengan menggunakan kerangka teori yang relevan.
Hasil penelitian yang dilakukan kepada 9 informan didapatkan pernyataan bahwa beberapa informan mengalami diskriminasi dari lingkungan kerja dan keluarga setelah terinfeksi HIV. Beberapa informan merasa shock dan stress saat mengetahui terinfeksi HIV, namun ada yang biasa saja. Mereka juga mengendalikan perilaku berisiko seperti hubungan seksual tanpa kondom untuk mencegah penularan HIV. Sebagian informan terbuka tentang status HIV mereka, namun ada yang memilih untuk menyembunyikan statusnya. Beberapa informan tidak melakukan hubungan seksual lagi, sementara yang lain menggunakan kondom dan tidak berganti pasangan.
Kesimpulan pada penelitian ini yaitu seluruh informan memahami dalam pencegahan penularan HIV dan berusaha mencegah penularan penyakit kepada orang lain. Saran untuk LSL yang terjankit penyakit HIV yaitu, rutin melakukan tes VCT dan meminum obat ARV, guna menjaga kualitas hidup dan memperpanjang usia harapan hidup.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: LSL (Lelaki Seks Lelaki), HIV, Penularan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S1 Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 02 Sep 2026 02:13
Last Modified: 02 Sep 2026 02:13
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/320

Actions (login required)

View Item
View Item