PUTRI, NADIA PERDANI (2026) PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI (MASERASI, INFUSA, SOKLETASI) TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium Polyanthum). Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
202208067_Nadia Perdani Putri_Cover sampai abstrak bookmark.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Daun salam (Syzygium polyanthum) mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antiinflamasi, antimikroba, antiradang, antialergi, antihiperurisemia, antikanker, serta antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total dan pola persebaran senyawa hasil ekstraksi daun salam menggunakan metode maserasi, infusa, dan sokletasi. Maserasi dan sokletasi menggunakan pelarut etanol 70%, sedangkan infusa menggunakan pelarut air. Kadar flavonoid total diukur dengan spektrofotometri UV-Vis menggunakan standar kuersetin, dan pola persebaran senyawa dianalisis dengan KLT. Hasil penelitian menunjukkan rendemen tertinggi diperoleh pada metode sokletasi (28,08%), diikuti maserasi (23,08%), dan infusa (18,52%), dengan seluruh nilai memenuhi syarat rendemen ≥18,2%. Kadar flavonoid total tertinggi dihasilkan oleh sokletasi (82,2 mgQE/g ekstrak), diikuti maserasi (59,2 mgQE/g ekstrak), dan infusa (1,6 mgQE/g ekstrak). Dengan demikian, metode sokletasi paling efektif dalam mengekstraksi flavonoid total dari daun salam.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun salam, Syzygium polyanthum, Flavonoid total, Maserasi, Sokletasi, Infusa |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Farmasi S1 |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 02:08 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 02:08 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/277 |
