MUFTIANA, ELMI (2026) UJI AKTIVITAS ANTI JAMUR EKSTRAK ETANOL 70% BUAH KAYU PUTIH (Melaleuca leucadendra L) TERHADAP Malassezia furfur. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
ELMI_MUFTIANA_SKRIPSI COVER-ABSTRAK...pdf
Download (469kB) | Preview
Abstract
Infeksi Malassezia furfur merupakan penyebab pityriasis versicolor (panu) yang banyak ditemukan di masyarakat. Penggunaan antijamur sintetis jangka panjang dapat berpotensi menimbulkan efek samping dan resistensi sehingga diperlukan alternatif dari bahan alam. Buah kayu putih (Melaleuca leucadendra L.) mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antijamur. Tujuan penelitian mengetahui aktivitas antijamur EBKP terhadap Malassezia furfur. Metode penelitian merupakan eksperimen laboratorium secara in vitro. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, fenol, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Aktivitas antijamur meningkat seiring bertambahnya konsentrasi. Konsentrasi 20% menghasilkan diameter zona hambat 7,50 ± 2,60 mm kategori sedang, 40% sebesar 8,50 ± 3,46 mm kategori sedang, 60% sebesar 10,50 ± 3,12 mm kategori kuat, dan 80% sebesar 11,17 ± 2,75 mm kategori kuat. Ketokonazol menghasilkan diameter zona hambat 11,33 ± 0,29 mm, sedangkan pada DMSO 10% tidak menunjukkan zona hambat. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 70% buah kayu putih berpotensi sebagai antijamur alami terhadap Malassezia furfur dengan efektivitas terbaik pada konsentrasi 80%.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekstrak Buah Kayu Putih, Malassezia furfur, Aktivitas Antijamur. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Farmasi S1 |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 02:06 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 02:06 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/261 |
