ANALISIS PENGELOLAAN OBAT KADALUWARSA DAN STOK MATI DI RSAU dr. EFRAM HARSANA

SAADAH, ANNISAUR ROHMI (2026) ANALISIS PENGELOLAAN OBAT KADALUWARSA DAN STOK MATI DI RSAU dr. EFRAM HARSANA. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of ANNISAUR ROHMI SAADAH_COVER.pdf]
Preview
Text
ANNISAUR ROHMI SAADAH_COVER.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pengelolaan obat di instalasi farmasi rumah sakit merupakan aspek penting dalam menjamin mutu pelayanan, meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, serta mendukung keselamatan pasien. Permasalahan obat kadaluwarsa dan stok mati masih sering terjadi akibat ketidaktepatan dalam perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan pengendalian persediaan sehingga berpotensi menimbulkan kerugian finansial serta menurunkan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan obat, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya obat kadaluwarsa dan stok mati, serta mengevaluasi efektivitas penerapan standar operasional prosedur di RSAU dr. Efram Harsana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara retrospektif berdasarkan data pengelolaan obat periode 2024–2025. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Sampel penelitian meliputi seluruh data obat kadaluwarsa dan stok mati di gudang farmasi RSAU dr. Efram Harsana yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu obat yang tercatat sebagai obat kadaluwarsa dan stok mati serta memiliki data lengkap selama periode Januari 2024 – Desember 2025. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil penelitian terhadap standar pengelolaan obat yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan obat telah memenuhi 100% indikator kesesuaian serta menerapkan prinsip First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO). Persentase obat kadaluwarsa sebesar 0% telah memenuhi indikator ideal, sedangkan persentase stok mati sebesar 0,33278% dengan nilai kerugian Rp1.038.675 masih belum memenuhi indikator ideal. Faktor yang memengaruhi terjadinya stok mati meliputi perencanaan kebutuhan obat, pengadaan, perubahan pola peresepan akibat rotasi dokter, sistem informasi, dan pengendalian persediaan. Disimpulkan bahwa pengelolaan obat di RSAU dr. Efram Harsana telah efektif dalam mencegah obat kadaluwarsa, namun pengendalian stok mati masih perlu dioptimalkan melalui evaluasi kebutuhan obat, koordinasi dengan tenaga medis, dan pemantauan persediaan secara berkala.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pengelolaan obat, Obat kadaluwarsa, Stok mati
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Farmasi S1
Date Deposited: 02 Sep 2026 02:05
Last Modified: 02 Sep 2026 02:05
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/254

Actions (login required)

View Item
View Item