ARGESWARA, VERDINO IHZA (2025) PENGARUH EKSTRAK AMPAS TEH (Camellia sinensis) SEBAGAI ANTIIRITASI PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus) TERHADAP PENURUNAN DERAJAT ERITEMA. Diploma thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
202205030 - Verdino Ihza Argeswara - Halaman Romawi Depan Karya Tulis Ilmiah PDF - 2025.pdf
Download (348kB) | Preview
Abstract
Iritasi kulit dapat terjadi akibat paparan bahan kimia seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS), yang memicu peradangan berupa eritema. Teh hijau (Camellia sinensis) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, alkaloid, dan saponin yang diketahui memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorium dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% untuk mengekstraksi ampas teh. Hewan uji diinduksi iritasi dengan SLS 1% dan dibagi ke dalam kelompok perlakuan dengan konsentrasi ekstrak 1%, 3%, dan 6%, serta kontrol positif (Caladine solution) dan negatif (Na CMC 1%). Evaluasi derajat eritema dilakukan selama 12 hari. Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Formula dengan konsentrasi 6% menunjukkan penurunan eritema paling cepat dan penyembuhan luka total pada hari ke-10, lebih cepat dibandingkan kontrol negatif dan konsentrasi lainnya. Ekstrak ampas teh (Camellia sinensis) efektif sebagai antiiritasi terhadap penurunan derajat eritema, dengan konsentrasi 6% sebagai formulasi paling optimal dalam mempercepat penyembuhan iritasi kulit.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Camellia sinensis, antiiritasi, eritema. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Farmasi D3 |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 04:21 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 04:21 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/210 |
