EVALUASI PELAYANAN INFORMASI OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT JALAN PUSKESMAS BABADAN PONOROGO

SARI, SINDI DWI APRILIA (2025) EVALUASI PELAYANAN INFORMASI OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT JALAN PUSKESMAS BABADAN PONOROGO. Diploma thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of 202205027 - Sindi Dwi Aprilia Sari - Halaman Romawi Depan Karya Tulis Ilmiah PDF - 2025.pdf]
Preview
Text
202205027 - Sindi Dwi Aprilia Sari - Halaman Romawi Depan Karya Tulis Ilmiah PDF - 2025.pdf

Download (704kB) | Preview

Abstract

Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian yang bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien terhadap penggunaan obat yang rasional, aman, dan efektif. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia, yaitu sebesar 34,1% (Riskesdas 2018), sehingga membutuhkan dukungan informasi obat yang baik agar pasien dapat mematuhi terapi serta menghindari risiko efek samping maupun interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan informasi obat pada pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Babadan Ponorogo, meliputi informasi cara pakai, penyimpanan, indikasi, kontraindikasi, efek samping, interaksi obat, serta aspek komunikasi petugas dengan pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek pelayanan informasi obat berada pada kategori cukup baik, meliputi cara pakai (56,25%), penyimpanan (56,25%), kontraindikasi (51%), efek samping (57,3%), interaksi obat (45,8%), dan lama penggunaan (51%). Aspek yang cukup optimal adalah indikasi obat (62,5%), sedangkan informasi harga obat mendapat penilaian sangat baik (100%). Komunikasi antara petugas dan pasien masih kurang maksimal, terlihat dari rendahnya kesempatan bertanya (45,8%) serta pertanyaan terkait riwayat alergi pasien (56,25%). Dapat disimpulkan bahwa pelayanan informasi obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Babadan Ponorogo berada pada kategori cukup baik dan masih memerlukan peningkatan, khususnya dalam hal penyampaian efek samping, interaksi obat, serta optimalisasi komunikasi dengan pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pelayanan Informasi Obat, Hipertensi, Puskesmas, Evaluasi.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Farmasi D3
Date Deposited: 27 Aug 2026 04:21
Last Modified: 27 Aug 2026 04:21
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/208

Actions (login required)

View Item
View Item