KURNIAWATI, ANGLIA (2024) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN RAWAT INAP PASCA OPERASI FRAKTUR DI RSUD Dr HARJONO S. PONOROGO. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
ANGLIA KURNIAWATI COVEER SAMPAI ABSTRAK_202008010.pdf
Download (931kB) | Preview
Abstract
Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang yang disebabkan oleh trauma langsung atau tidak langsung. Saat keadaan patah tulang atau fraktur jaringan yang ada disekitar tulang yang patah akan mengalami edema jaringan lunak, perdarahan ke otot dan sendi, dislokasi sendi, ruptur tendon, kerusakan saraf dan kerusakan pembuluh darah. Indonesia merupakan negara terbesar di Asian Tenggara yang mengalami kejadian fraktur terbanyak sebesar 1,3 juta setiap tahunnya dari jumlah penduduk Indonesia yaitu berkisar 238 juta. Analgetika atau obat penghalang nyeri adalah zat-zat yang mengurangi rasa nyeri tanpa menghilangkan kesadaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan obat analgesik untuk terapi pasien pasca operasi fraktur di Instalasi Rawat Inap RSUD dr Harjono S. Ponorogo.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode non-eksperimental secara retrospektif dan pengambilan data dilakukan secara purposive sampling. Jenis analgesik yang digunakan injeksi ketorolac, injeksi santagesik, injeksi rativol, injeksi dexketoprofen dan injeksi tofedex. Efektifitas terapi dilihat dari penurunan skala nyeri.
Hasil penelitian ini menunjukan dari 100 kasus fraktur, 78% pasien laki-laki dan 22% pasien perempuan, dengan kejadian paling banyak pada usia remaja awal 12-16 tahun (17%), jenis pekerja paling banyak yaitu pegawai swasta 43%. Pola penggunaan obat yang digunakan di RSUD dr Harjono S. Ponorogo berdasarkan jenisnya injeksi ketorolac 64%, injeksi santagesik 21%, dan injeksi dexketoprofen 15%. Efektivitas penggunaan analgesik untuk terapi pasca operasi fraktur terhadap pasien rawat inap dapat disimpulkan bahwa penggunaan terapi analgesik dikatakan efektif dengan hasil penurunan skala nyeri dibawah 4.
Peneliti menyarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan penelitian lebih lanjut berdasarkan faktor lainnya, manajemen pengobatan yang ada di rumah sakit, parameter yang berbeda, jumlah sampel yang lebih banyak dan tempat yang berbeda.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analgesik, Fraktur, Penggunaan Obat, Efektivitas, Saran |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Farmasi S1 |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 03:04 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:04 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/160 |
