GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIEMETIKA PADA PASIEN DISPEPSIA DI INSTALASI RAWAT INAP DI KLINIK UTAMA YEPA HUSADA

PUTRI, NOLA APRILIA (2024) GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIEMETIKA PADA PASIEN DISPEPSIA DI INSTALASI RAWAT INAP DI KLINIK UTAMA YEPA HUSADA. Diploma thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of COVER-ABSTRAK_NOLA APRILIA PUTRI_202105048 - Salin.pdf]
Preview
Text
COVER-ABSTRAK_NOLA APRILIA PUTRI_202105048 - Salin.pdf

Download (789kB) | Preview

Abstract

Dispepsia merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan gejala nyeri ulu hati, mual, muntah, kembung, rasa penuh atau cepat kenyang dan sendawa. Dari data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020, dispepsia menempati peringkat ke-10, menempati kategori pasien terbanyak rawat inap di rumah sakit tahun 2019 dengan jumlah pasien 34.029 atau sekitar 1,59%. Terapi antiemtik diberikan untuk menekan rangsang mual dan muntah yang sering timbul pada pasien dispepsia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan antiemetik pada pasien dispepsia di instalasi rawat inap di Klinik Yepa Husada. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan data retrospektif berdasarkan data rekam medik pasien rawat inap terdiagnosa dispepsia. Hasil dari 100 pasien yang memenuhi kriteria inklusi pada periode Oktober 2022 – April 2024 di dominasi berjenis kelamin perempuan 63 pasien (63%) dengan rentang usia 15-64 tahun 54 pasien (54%) dan tanpa penyakit penyerta 88 pasien (88%). Terapi paling banyak menggunakan ondansetron injeksi 91 peresepan (91%) dengan dosis 4mg (1-3x sehari) secara intravena, dengan rata-rata pemberian antiemetik selama 3 hari.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Dispepsia, Antiemetik, Pasien rawat inap, Klinik Yepa Husada
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Farmasi D3
Date Deposited: 27 Aug 2026 02:58
Last Modified: 27 Aug 2026 02:58
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/150

Actions (login required)

View Item
View Item