TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN DI PUSKESMAS PONOROGO SELATAN

VIONERRA, FADHILLA EY’SA (2024) TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN DI PUSKESMAS PONOROGO SELATAN. Diploma thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of 202105007_Fadhilla Ey'sa Vionerra_Karya Tulis Ilmiah Halaman Romawi Depan_2024.pdf]
Preview
Text
202105007_Fadhilla Ey'sa Vionerra_Karya Tulis Ilmiah Halaman Romawi Depan_2024.pdf

Download (904kB) | Preview

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang paling banyak digunakan dalaam pengobatan, khususnya digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Tingkat resistensi bakteri di Indonesia terus meningkat, menurut Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba dari tahun 2013, 2016, sampai 2019. Peningkatan resisten itu semakin naik dari 40%, 60% , dan 60,4%. Penggunaan antibiotik harus diperhatikan dosis, frekuensi dan lama pemberian sesuai resimen terapi dan kondisi pasien. Antibiotik harus dikonsumsi atau diminum secara teratur sesuai cara penggunaannya. Jika pasien menggunakan antibiotik tidak tepat seperti tidak patuh pada regimen pengobatan dan aturan minum obat maka memicu terjadinya resistensi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien terhadap penggunaan obat antibiotik di puskesmas Ponorogo Selatan
Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan desain rancangan cross sectional di Puskesmas Ponorogo Selatan. Berdasarkan hasil penelitian pada 100 responden yang termasuk dalam kriteria inklusi yaitu pasien berusia 17-65 tahun, pasien yang bersedia mengisi kuesioner, pasien yang menerima resep antibiotik di Puskesmas Ponorogo Selatan. Berdasarkan karakteristik responden pada jenis kelamin laki-laki (41%) dan Perempuan (48%), pada usia 17-25 tahun (30%), 26-45 tahun (42%), 46-65 tahun (28%). Kepatuhan berdasarkan jenis kelamin laki-laki (48%) dan perempuan (48%), pada usia 17-25 tahun (28%), 26-45 tahun (35%), 46-65 tahun (26%). Gambaran antibiotik Amoxisillin (60%), Ciprofloxasin (23%), Cefadroxil (11%), Kotrimoksazol (5%), Metronidazol (3%) Kesimpulannya pada penelitian selatan ini adalah pasien berjenis kelamin perempuan sejumlah 48 responden (48%) berdasarkan usia adalah pasien berusia 26-45 tahun (masa dewasa) sejumlah 35 responden (35%). dan penggunaan antibiotik paling banyak menggunaan antibiotik jenis Amoxisillin dengan presentase 60%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan, Penggunaan Obat, Antibiotik
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Farmasi D3
Date Deposited: 27 Aug 2026 02:56
Last Modified: 27 Aug 2026 02:56
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/145

Actions (login required)

View Item
View Item