WILUJENG, RAMADHANI RAHAYU (2024) ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN SWAMEDIKASI OBAT DI APOTEK “A” DESA GORANG-GARENG MAGETAN. Diploma thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
SCAN COVER KTI - RAMADHANI RAHAYU WILUJENG - 202105050.pdf
Download (8MB) | Preview
Abstract
Swamedikasi adalah upaya masyarakat dalam pengobatan diri sendiri. Penggunaan obat yang aman dan harga yang terjangkau menjadikan masyarakat lebih memilih obat bebas sebagai pilihan dalam swamedikasi. Kepuasan merupakan tingkat perasaan konsumen setelah membandingkan antara kinerja dan harapan dari suatu pelayanan. Kepuasan konsumen dapat menjadi tolak ukur bagi keberlangsungan apotek. Standart pelayanan kefarmasian yang dilakukan dengan tepat akan menjamin mutu pelayanan kefarmasian di Apotek.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi obat di Apotek “A” Desa Gorang-Gareng Magetan. Hasil uji validitas dengan tingkat signifikansi 0,05 dan r hitung ≥ 0,361 kuisioner dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas mendapatkan nilai cronbach’s alpha 0,756 sehingga seluruh item kuisioner dinyatakan reliabel dan penelitian dapat dilanjutkan. Metode penelitian yang akan digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan desain rancangan accidential sampling di Apotek “A” Desa Gorang-Gareng, Magetan. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling. Hasil penelitian ini terdapat 62 sampel pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.
Hasil analisa gambaran pilihan obat yang paling banyak dipilih untuk swamedikasi di Apotek “A” Desa Gorang-Gareng, Magetan adalah golongan obat bebas sebanyak 29 (48%) responden dan paling sedikit adalah golongan obat wajib apotek yaitu 14 (21%) responden. Dan hasil analisa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi obat di Apotek “A” Desa Gorang-Gareng, Magetan dikategorikan sangat puas dengan hasil 81,66%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Swamedikasi adalah upaya masyarakat dalam pengobatan diri sendiri. Penggunaan obat yang aman dan harga yang terjangkau menjadikan masyarakat lebih memilih obat bebas sebagai pilihan dalam swamedikasi. Kepuasan merupakan tingkat perasaan konsumen setelah membandingkan antara kinerja dan harapan dari suatu pelayanan. Kepuasan konsumen dapat menjadi tolak ukur bagi keberlangsungan apotek. Standart pelayanan kefarmasian yang dilakukan dengan tepat akan menjamin mutu pelayanan kefarmasian di Apotek. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi obat di Apotek “A” Desa Gorang-Gareng Magetan. Hasil uji validitas dengan tingkat signifikansi 0,05 dan r hitung ≥ 0,361 kuisioner dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas mendapatkan nilai cronbach’s alpha 0,756 sehingga seluruh item kuisioner dinyatakan reliabel dan penelitian dapat dilanjutkan. Metode penelitian yang akan digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan desain rancangan accidential sampling di Apotek “A” Desa Gorang-Gareng, Magetan. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling. Hasil penelitian ini terdapat 62 sampel pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil analisa gambaran pilihan obat yang paling banyak dipilih untuk swamedikasi di Apotek “A” Desa Gorang-Gareng, Magetan adalah golongan obat bebas sebanyak 29 (48%) responden dan paling sedikit adalah golongan obat wajib apotek yaitu 14 (21%) responden. Dan hasil analisa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi obat di Apotek “A” Desa Gorang-Gareng, Magetan dikategorikan sangat puas dengan hasil 81,66%. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Farmasi D3 |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:54 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:54 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/135 |
