PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH (KELAS 5 DAN 6) DI SDN BANGUNSARI 01 KECAMATAN DOLOPO KABUPATEN MADIUN

NASTITI, DEA PUTRI ENDAH (2024) PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH (KELAS 5 DAN 6) DI SDN BANGUNSARI 01 KECAMATAN DOLOPO KABUPATEN MADIUN. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of 202002012_Dea Putri Endah Nastiti_COVER - ABSTRAK.pdf] Text
202002012_Dea Putri Endah Nastiti_COVER - ABSTRAK.pdf

Download (482kB)

Abstract

Keberhasilan dan kemampuan siswa dalam proses pembelajaran tidak hanya bergantung pada peran guru, namun juga dipengaruhi oleh kemampuan siswa dalam memusatkan perhatian pada proses belajar untuk dapat berkonsentrasi dengan baik yang dimana konsentrasi sangat terkait dengan aktivitas otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam otak (brain gym) terhadap tingkat konsntrasi belajar siswa kelas 5 dan 6 di SDN Bangunsari 1 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Experiment dengan pendekatan Two Group Desain Pretest-Posttest, Non-Equivalent Control Group Design. Dengan Sampel sebanyak 36 siswa yang dibagi menjadi 18 siswa kelompok intervensi dan 18 siswa kelompok kontrol. Instrument penelitian kuesioner Army Alpha Intelligence Test . Hasi uji bivariat menunjukan tingkat konsentrasi sebelum dilakukan intervensi senam otak pada kelompok intervensi sebagian besar berada pada tingkat konsentrasi rendah dan pada kelompok kontrol berada pada tingkat konsentrasi sedang. Setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi mengalami peningkatan nilai rata-rata Pre-Test 4.44 menjadi Post-Test 8.89 sehingga berada pada tingkat konsnetrasi tinggi sedangkan pada kelompok kontrol sebagian besar tidak menunjukan perbedaan terhadap tingkat konsentrasi pada siswa yaitu tetap berada pada tingkat konsentrasi sedang dengan penurunan nilai (mean) Pre-Test 5.83 menjadi Post-Test 5.67. Data dianalisis menggunakan uji non parametric test dengan hasil Uji Maan-Whietnney P = .000 < 0.05 sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Peningkatan konsentrasi terjadi karena pemberian senam otak yang dapat menstimulasi otak melalui latihan kognitif, sensorik, atau motorik sehingga dapat meningkatkan suplai oksigen dalam otak dengan teratur sehingga dapat meningkatkan produksi neurotransmitter seperti dopamin dan serotonin untuk mendukung fungsi kognitif yang optimal.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: senam otak, konsentrasi, siswa, sekolah dasar
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Keperawatan
Depositing User: Keperawatan 1
Date Deposited: 16 Sep 2026 03:12
Last Modified: 16 Sep 2026 03:12
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/480

Actions (login required)

View Item
View Item