MAHARDIKA, VINDA (2026) ANALISIS SPASIAL KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BERDASARKAN KEPADATAN PENDUDUK DI KOTA MADIUN TAHUN 2025. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
COVER SAMPAI ABSTRAK VINDA MAHARDIKA.pdf
Download (592kB)
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat secara signifikan secara global maupun nasional. Kota Madiun sebagai salah satu wilayah perkotaan di Provinsi Jawa Timur tercatat memiliki kasus TB yang bervariasi antar kelurahan. Kasus TB di Kota Madiun mengalami peningkatan dari tahun 2023 yaitu 365 jiwa, tahun 2024 yaitu 423 jiwa, tahun 2025 menurun menjadi 411 jiwa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan spasial antara kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis paru tahun 2025.
Metode penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi ekologi dan analisis spasial. Unit analisis berupa 27 kelurahan di Kota Madiun. Data kasus TB diperoleh dari Sistem Informasi Tuberkulosis Dinas Kesehatan Kota Madiun, sedangkan data jumlah penduduk dan luas wilayah berasal dari Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak ArcGIS untuk pemetaan sebaran dan uji korelasi Rank Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan kasus Tb di Kota Madiun Tahun 2025 mengelompok. Melalui analisis spasial dengan perangkat lunak ArcGIS, diperloleh peta sebaran mengidentifikasi kasus tertinggi terdapat di Kelurahan Manisrejo sebanyak 46 kasus, Nambangan Lor 26 kasus dan Demangan 25 kasus, sedangkan kasus terendah di Kelurahan Kuncen dan Pangongangan masing-masing 4 kasus. Pola sebaran tersebut cenderung mengelompok di kecamatan taman yang memiliki tingkat kepadatan penduduk lebih tinggi. Terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan antara kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis paru (r = 0,836; p = 0,000). Kelurahan dengan kepadatan penduduk tinggi cenderung memiliki jumlah kasus TB yang lebih tinggi.
Kesimpulan penelitian adalah terdapat kepadatan penduduk dengan sebaran spasial kejadian tuberkulosis paru di Kota Madiun tahun 2025, sehingga wilayah padat penduduk perlu ditetapkan sebagai prioritas intervensi pengendalian TB.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkolosis Paru, Kepadatan Penduduk, Analisis Spasial, Studi Ekologi, Kota Madiun. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S1 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 03:11 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 03:11 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/472 |
