DEBIANSYAH, ZULFANI (2026) ANALISIS PERENCANAAN SISTEM HYDRANT SEBAGAI SARANA TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
ZULFANI DEBIANSYAH cover skripsi .pdf
Download (401kB)
Abstract
Latar Belakang: Kebakaran merupakan salah satu potensi ancaman bencana pada area infrastruktur pendidikan tinggi yang berisiko menimbulkan kerugian materi,
gangguan aktivitas akademik, hingga ancaman keselamatan jiwa. STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun memiliki luas area sebesar 10.123 �2 dengan intesitas
aktivitas tinggi yang melibatkan 700 hingga 1.000 jiwa per hari, namun belum memiliki perencanaan sistem hydrant yang terintegrasi secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merencanakan sistem hydrant sebagai sarana proteksi kebakaran aktif dalam mendukung tindakan tanggap darurat di area
kampus.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan, studi dokumentasi, serta wawancara dengan expert judgement.
Penilaian tingkat risiko kebakaran dianalisis menggunnakan metode Fire Risk Assessment (FRA) berbasis Risk Matrix ISO 31000/NFPA 551, sedangkan
perencangan teknis perpipaan,debit air, dan peletakan komponen hydrant mengacu
pada standar teknis SNI 03-1735-2000 dan SNI 03-1745-2000.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan sarana proteksi kebakaran aktif berbasis air kampus 36 unit, yang terdiri atas 28 unit hydrant box (indoor lantai 1-4) dengan cakupan area 360-400 �2 per unit dan 8 unit hydrant pilar (outdoor) dengan interval jarak antar pilar 50 meter. Berdasarkan kalkulasi hidrolik, kebutuhan debet air pemadaman mencapai 1.550 Liter/menit (25,88 Liter/detik) dengan kebutuhan kapasitas minimal Ground water Tank (GWT) sebesar 46,5�3(46.500 Liter) untuk memenuhi durasi pasokan air pemadaman mandiri selama 30 menit. Penilaian risiko mengonfirmasi area laboratorium
memiliki tingkat risiko tertinggi (Ekstrem,skor 20), sehingga diprioritaskan dalam penempatan titik proteksi. Sistem didukung oleh kombinasi electric pump dan diesel pump dengan jaring pipa utama berdiameter 6hingga 8 inci.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa perencanaan sistem hydrant yang terintegrasi sangat krusial untuk menurunkan tingkat risiko kebakaran dari kategori
ekstrem menjadi rendah. Direkomendasikan kepada pihak manjemen kampus untuk merealisasikan pembangunan fisik jaringan hydrant, Menyusun SOP pemeliharaan
berkala, serta menyelenggarakan simulasi tanggap darurat (fire drill) secara periodik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Hydrant, Tanggap Darurat Kebakaran, Fire Risk Assessment, Keselamatan Kampus. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S1 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 02:53 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 02:53 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/395 |
