RAHMANINGRUM, NANDITA (2026) DETERMINAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJAREJO KOTA MADIUN. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
202203028_Cover-Abstrak Nandita.pdf
Download (1MB)
Abstract
Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masih menjadi isu kesehatan masyarakat global dan nasional. Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarejo Kota Madiun, kasus tuberkulosis paru menunjukkan data fluktuatif dari 37 kasus pada Tahun 2023, turun menjadi 35 kasus pada Tahun 2024 dan meningkat menjadi 49 kasus pada Tahun 2025. Peningkatan ini diduga berkaitan dengan faktor pejamu (host) seperti kebiasaan merokok, riwayat kontak erat, etika batuk dan kondisi komorbid. Penelitian ini bertujuan unutk menganalisis faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarejo Kota Madiun.
Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan kasus-kontrol. Sampel penelitian didapatkan 44 responden (22 kasus dan 22 kontrol) dengan pengambilan sampel kasus menggunakan teknik simple random sampling dan kontrol menggunakan matching berdasarkan usia (±3 tahun) dan jenis kelamin dari responden kasus. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat (chi square) untuk mengetahui hubungan antar variabel dan Odds Ratio (OR) untuk melihat besar risiko kejadian tuberkulosis paru.
Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kebiasaan merokok (p = 0,032 ; 4,911 ; 95% CI: 1,325 - 18,205), Riwayat Kontak (p = 0,047 ; OR = 5,278 ; CI 95% 1,203 - 23,158), Etika Batuk (p = 0,015 ; OR = 5,950; CI 95% 1,325 -18,205) dan Kondisi Komorbid (p = 0,023 ; OR = 6,33 ; CI 95% 1,446 -27,735).
Temuan ini membuktikan bahwa keempat variabel penelitian yaitu kebiasaan merokok, riwayat kontak, etika batuk, dan penyakit penyerta (komorbid) memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarejo Kota Madiun. Oleh karena itu, masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarejo Kota Madiun diimbau untuk aktif melakukan skrining kesehatan berkala khususnya bagi yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), bersedia terbuka saat pelacakan riwayat kontak erat dengan penderita tuberkulosis paru, menerapkan etika batuk yang baik dan benar, serta berusaha menghentikan kebiasaan merokok untuk mencegah dan memutus rantai penularan tuberkulosis paru.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Determinan, Karakteristik Host, Kasus Kontrol, Tuberkulosis Paru |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S1 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 02:52 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 02:52 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/387 |
