ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI ANALGESIK PADA PASIEN PASCA OPERASI CAESAR DI INSTALASI RAWAT INAP RSU DARMAYU PONOROGO

PUTRI, SEPTIANI EKA FIRNANDA (2026) ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI ANALGESIK PADA PASIEN PASCA OPERASI CAESAR DI INSTALASI RAWAT INAP RSU DARMAYU PONOROGO. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of COVER-ABSTRAK SKRIPSI SEPTIANI EKA FIRNANDA P. FIKS.pdf]
Preview
Text
COVER-ABSTRAK SKRIPSI SEPTIANI EKA FIRNANDA P. FIKS.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Nyeri pasca operasi sectio caesarea memerlukan terapi analgesik yang efektif dan efisien untuk mempercepat pemulihan pasien serta menekan biaya pengobatan. Perbedaan jenis analgesik yang digunakan dapat memengaruhi efektivitas terapi maupun biaya medis langsung. Terapi analgesik menjadi pilar utama dalam pengelolaan nyeri pasca operasi caesar. Secara umum, pendekatan yang digunakan adalah terapi analgesik multimodal, yaitu kombinasi beberapa jenis analgesik yang bekerja melalui mekanisme berbeda, seperti parasetamol, NSAID, opioid, serta teknik anestesi regional seperti blok Transversus Abdominis Plane (TAP).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya penggunaan terapi analgesik pada pasien pasca operasi caesar di Instalasi Rawat Inap RSU Darmayu Ponorogo periode Januari–Desember 2025 menggunakan metode CEA melalui perhitungan ACER dan ICER.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis dan administrasi rumah sakit. Sampel penelitian sebanyak 100 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap yang telah melakukan prosedur operasi caesar yang mendapat terapi analgesik di RSU Darmayu Ponorogo periode Januari 2025 – Desember 2025 dengan jumlah populasi sebanyak 2.362 populasi. Efektivitas terapi dinilai berdasarkan penurunan skala nyeri menggunakan NRS menjadi <4, sedangkan biaya yang dianalisis adalah biaya medis langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien paling banyak berada pada kelompok usia 20–34 tahun sebanyak 79 pasien (79%), dengan metode pembayaran didominasi oleh BPJS. Jenis analgesik yang digunakan meliputi Meloxicam, Dexketorolac, Asam Mefenamat, Meloxicam dan Mefinal. Nilai ACER masing-masing sebesar Rp24.375,34, Rp25.495,17, Rp26.417,68, dan Rp28.823,24. Berdasarkan analisis ICER dan matriks efektivitas biaya, Meloxicam merupakan terapi yang paling cost-effective karena memiliki efektivitas tertinggi dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan alternatif terapi lainnya.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi Meloxicam dan Asam Mefenamat merupakan pilihan analgesik yang paling efektif dan ekonomis pada pasien pasca operasi caesar di RSU Darmayu Ponorogo berdasarkan analisis ACER dan ICER.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Caesar, Analgesik, CEA, ACER, ICER
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Farmasi S1
Date Deposited: 02 Sep 2026 02:09
Last Modified: 02 Sep 2026 02:09
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/290

Actions (login required)

View Item
View Item