JUPITA, JUPITA (2026) EFEKTIVITAS EKTRAK ETANOL DAUN MANGGIS (Garcinia mangostana L.) SEBAGAI IMUNOMODULATOR PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG TERINFEKSI Salmonella typhimurium. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
Cover Skripsi_Jupita.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella yang dapat menurunkan respons imun tubuh. Salah satu upaya untuk meningkatkan sistem imun adalah penggunaan imunomodulator berbahan alam, salah satunya ekstrak etanol daun manggis (Garcinia mangostana L.) yang mengandung senyawa α-mangostin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan α-mangostin dalam ekstrak etanol daun manggis, menentukan persentase efektivitas imunomodulator berdasarkan kadar imunoglobulin M (IgM) dan imunoglobulin G (IgG), serta menentukan dosis ekstrak etanol daun manggis yang paling efektif pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang terinfeksi Salmonella typhimurium. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group design menggunakan lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (Stimuno®), serta kelompok ekstrak etanol daun manggis dosis 350, 700, dan 1400 mg/kgBB. Identifikasi α-mangostin dilakukan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan kadar IgM dan IgG diukur menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Data dianalisis menggunakan uji Two Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun manggis mengandung α-mangostin dengan nilai Rf ekstrak sebesar 0,77 dan standar α-mangostin sebesar 0,78. Analisis statistik menunjukkan bahwa faktor waktu, kelompok perlakuan, dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap kadar IgM dan IgG (p<0,05). Berdasarkan persentase efektivitas dan hasil analisis statistik, dosis 700 mg/kgBB merupakan dosis ekstrak etanol daun manggis yang paling efektif sebagai imunomodulator pada tikus putih yang terinfeksi Salmonella typhimurium. Dengan demikian, ekstrak etanol daun manggis berpotensi dikembangkan sebagai agen imunomodulator alami.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | α-mangostin, ELISA, ekstrak etanol daun manggis, IgG, IgM, imunomodulator. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Farmasi S1 |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 02:07 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 02:07 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/270 |
