PENGARUH EKSTRAK AMPAS TEH (Camelia sinensis) SEBAGAI ANTIINFLAMASI TERHADAP LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)

MARSIDI, ZAQI (2025) PENGARUH EKSTRAK AMPAS TEH (Camelia sinensis) SEBAGAI ANTIINFLAMASI TERHADAP LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus). Diploma thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of Cover Romawi Zaqi Marsidi 202205037.pdf]
Preview
Text
Cover Romawi Zaqi Marsidi 202205037.pdf

Download (720kB) | Preview

Abstract

Ampas teh (Camellia sinensis) pada umumnya merupakan bahan yang sudah tidak bermanfaat dan dianggap sebagai limbah. Meskipun disebut sebagai limbah,
ampas teh teryata masih mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol, flavonoid, tanin dan saponin. Kandungan senyawa metabolit sekunder ampas teh dapat digunakan sebagai antiinflamasi/peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak ampas terhadap luka sayat pada kelinci.
Ekstrak ampas teh (Camellia sinensis) diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Rendemen ekstrak yang diperoleh adalah
10,36%. Pengujian efek penyembuhan luka sayat ekstrak ampas teh (Camellia sinensis) dilakukan pada seekor kelinci dengan pembagian 5 kelompok kontrol
perlakuan. Masing-masing kelompok diberi perlakuan secara topikal dengan betadine solution (kontrol positif), Na CMC 1% (kontrol negatif), ekstrak ampas teh dengan konsentrasi 0,6%, 1,2%, dan 1,8%. Perlakuan dengan pemberian masing-masing kontrol 2 tetes satu kali sehari. Pengamatan proses penyembuhan luka sayat dilakukan setiap hari selama 14 hari. Hasil uji fitokimia ekstrak ampas teh (Camellia sinensis) terbukti masih mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, tanin dan saponin. Penelitian menunjukkan ekstrak ampas teh (Camellia sinensis) memiliki efek antiinflamasi dalam penyembuhan luka sayat. Konsentrasi 0,6% proses luka
menutup luka selama 14 hari, konsentrasi 1,2% proses luka menutup selama 13 hari sama dengan kontrol negatif dan konsentrasi 1,8% proses luka menutup selama 12 hari. Kontrol positif luka menutup selama 11 hari. Konsentrasi ekstrak sebagai penyembuhan luka paling cepat adalah pada ekstrak konsentrasi 1,8% lebih lambat daripada kontrol positif yang sembuh dalam 11 hari .

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: antiinflamasi, luka sayat, ampas teh, kelinci
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Farmasi D3
Date Deposited: 27 Aug 2026 04:21
Last Modified: 27 Aug 2026 04:21
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/211

Actions (login required)

View Item
View Item