UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ASETON DAUN SUKUN (Arthocarpus altilis) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

AMELIA, VANIA SEPTI (2025) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ASETON DAUN SUKUN (Arthocarpus altilis) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus. Diploma thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of 202205029 - Vania Septi Amelia - Halaman Romawi Depan Karya Tulis Ilmiah PDF - 2025.pdf]
Preview
Text
202205029 - Vania Septi Amelia - Halaman Romawi Depan Karya Tulis Ilmiah PDF - 2025.pdf

Download (920kB) | Preview

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen yang hidup berdampingan dengan inang dan dapat memasuki jaringan dibawah kulit. Saat ini banyak bakteri patogen pada manusia yang menunjukkan resistensi terhadap obat akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat sehingga dibutuhkan pengembangan senyawa baru sebagai alternatifnya, salah satunya dari daun sukun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh eksrak aseton daun sukun terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium untuk melihat aktivitas antibakteri dari ekstrak aseton daun sukun pada berbagai konsentrasi yaitu 30%, 40%, 50%. Pembuatan ekstrak daun sukun menggunakan metode maserasi dengan pelarut aseton 70%. Uji aktivitas antibakteri dari ekstrak aseton daun sukun menggunakan metode difusi cakram disk terhadap bakteri Staphylococcus aurus selama 1x24 jam yang diinkubasi dengan suhu 37ᵒC, kemudian diukur daya hambatnya (mm). Daya hambat yang diperoleh selanjutnya dilakukan perhitungan rata-rata diameter zona hambat menggunakan excel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak aseton daun sukun dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan ditunjukkan adanya daya hambat. Hasil rata-rata uji aktivitas antibakteri ekstrak aseton daun sukun pada konsentrasi 30%, 40% dan 50% berturut-turut: 4 mm (lemah) 7 mm (sedang) dan 11,2 mm (kuat). Pada kontrol (+) antibiotik cefadroxil menghasilkan rata-rata diameter zona hambat 22,7 mm yang termasuk dalam kategori sangat kuat, dan pada kontrol (-) DMSO 10% tidak menunjukkan adanya diameter zona hambat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Arthocarpus altilis, Staphylococcus aureus, antibakteri
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Farmasi D3
Date Deposited: 27 Aug 2026 04:21
Last Modified: 27 Aug 2026 04:21
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/209

Actions (login required)

View Item
View Item