PRAHASTA, ANGGY SANDRA (2024) ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI ANTIBIOTIK PADA PASIEN APENDISITIS (RADANG USUS BUNTU) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD dr. HARJONO PONOROGO PERIODE JANUARI 2018-OKTOBER 2023. Other thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.
202008009_ANGGY SANDRA PRAHASTA_REPOSITORY.pdf
Download (396kB) | Preview
Abstract
Apendisitis merupakan peradangan yang terjadi pada apendiks vermiformis (usus yang berbentuk menyerupai tabung dan terletak pada perut bagian bawah atau abdomen) yang diakibatkan oleh pertumbuhan bakteri serta faktor lain yang dapat mengakibatkan penyumbatan sehingga terjadi peradangan. Apendisitis merupakan salah satu penyakit darurat pada abdomen yang setiap tahunnya terdapat 86 kasus per 100.000 populasi. Penggunaan antibiotik merupakan salah satu pengobatan yang dilakukan pada pasien apendisitis, sehingga perlu dilakukan analisa biaya antibiotik untuk menemukan antibiotik mana yang memiliki efektivitas terapi paling baik dengan biaya yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan antibiotik manakah yang memiliki cost effectiveness paling baik pada pasien apendisitis di instalasi rawat inap RSUD dr. Harjono Ponorogo periode Januari 2018-Oktober 2023.
Penilitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Cost Effectiveness Analysis (CEA). Jumlah sampel yang digunakan yaitu pasien apendisitis yang menerima terapi antibiotik tunggal maupun kombinasi di instalasi rawat inap RSUD dr. Harjono Ponorogo. Data yang diambil dalam penelitian ini merupakan data sekunder pasien apendisitis periode Januari 2018-Oktober 2023 yang diambil dari data rekam medis pasien.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terapi antibiotik golongan A (tunggal sefalosporin) memiliki efektivitas terapi paling baik yaitu 100% dengan rata-rata waktu turunnya kadar leukosit dan lama waktu rawat inap selama 6 hari. Perhitungan nilai ACER dari terapi antibiotik golongan A (tunggal sefalosporin) yaitu sebesar Rp. 73.191. Hasil uji SPSS kruskal wallis dan maan withney menunjukkan bahwa pebandingan biaya antibiotik pada pasien apendisitis terdapat perbedaan yang signifikan <0,05.
Selanjutnya peneliti menyarankan untuk dapat melakukan penelitian lebih lanjut dengan memperluas jumlah populasi dengan menambahkan faktor lain serta dapat dilakukan di tempat berbeda sehingga dapat menambah referensi untuk penggunaan antibiotik yang lebih efektif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Apendisitis, Antibiotik, Analisa Efektivitas Biaya |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Farmasi S1 |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 03:04 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:04 |
| URI: | https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/159 |
