DETERMINASI ASAM SALISILAT DALAM SEDIAAN SERUM ANTI ACNE YANG DIJUAL DI TOKO KOSMETIK KOTA MADIUN SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis

MUSTARSYIDA, SHILFINA RUSYDA (2024) DETERMINASI ASAM SALISILAT DALAM SEDIAAN SERUM ANTI ACNE YANG DIJUAL DI TOKO KOSMETIK KOTA MADIUN SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis. Diploma thesis, Universitas Bhakti Hasta Mulia.

[thumbnail of 202105024_Shilfina Rusyda Mustarsyida_Karya Tulis Ilmiah PDF Cover dan Halaman ROmawi_2024.pdf]
Preview
Text
202105024_Shilfina Rusyda Mustarsyida_Karya Tulis Ilmiah PDF Cover dan Halaman ROmawi_2024.pdf

Download (789kB) | Preview

Abstract

Serum merupakan sediaan yang mempunyai viskositas rendah namun konsentrasi bahan aktifnya tinggi sehingga efeknya mudah diserap kulit dan memberikan efek lebih nyaman. Asam salisilat atau asam beta-hidroksi (BHA) merupakan senyawa keratolitik yang memiliki kemampuan untuk mengobati jerawat. Penggunaan asam salisilat dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kerusakan kulit, dermatitis kontak, bahkan toksisitas sistemik. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan analisa secara kualitatif maupun kuantitatif senyawa asam salisilat yang terdapat dalam serum antiacne yang dijual di toko kosmetik Kota Madiun.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode identifikasi warna dengan pereaksi FeCl3 dan metode spektrofotometri UV-Vis. Pada metode identifikasi warna bertujuan untuk mengetahui adanya kandungan asam salisilat yang ditandai dengan perubahan warna ungu pada sampel saat diberi pereaksi FeCl3. Sedangkan metode spektrofotometri UV-Vis digunakan untuk mengetahui kadar asam salisilat yang terkandung dalam serum antiacne tersebut. Pengambilan sampel dilakukan dengan membeli sampel serum antiacne yang paling sering dibeli oleh konsumen yang terletak di 3 kecamatan Kota Madiun.
Hasil analisis dengan pereaksi FeCl3 menunjukkan bahwa dari sepuluh sampel tujuh diantaranya positif mengandung asam salisilat yang ditandai dengan perubahan warna ungu pada sampel. Dalam analisis dengan metode spektrofotometri UV-Vis didapatkan hasil presentase kadar pada sampel A 0,07%, sampel D 0,02%, sampel E 1,17%, sampel F 0,19%, sampel H 0,63%, sampel I 0,25%, dan sampel J 0,03%. Dari hasil presentase kadar asam salisilat dalam sediaan serum antiacne tidak terdapat serum yang kadar asam salisilatnya lebih dari persyaratan yang sudah ditentukan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Serum antiacne, Asam salisilat, Identifikasi warna, Spektrofotometri Uv-Vis.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Farmasi D3
Date Deposited: 27 Aug 2026 02:39
Last Modified: 27 Aug 2026 02:39
URI: https://repository.bhm.ac.id/id/eprint/120

Actions (login required)

View Item
View Item